HOME / Makan-makan / Sekilas Wild Grass Resto
Posted March 1st, 2016 , 0
Sekilas Wild Grass Resto

Kilasan kali ini di Wild Grass Resto. Err… Restoran Rumput Liar (*dilempar). Latest spot yang lagi happening banget di kawasan ciumbuleuit atas. Baru soft opening. Belum satu bulan beroperasi. Satu wilayah sama Miss Bee Providore, Rabbithole, Maxi’s, dan kawan-kawannya.

Untuk tempatnya, well… hampir ato malah semua spot di kawasan ini temanya garden yang luas, tidak terkecuali wild grass. Bedanya, kayanya baru Wild Grass yang pake gaya industrial warehouse dengan banyak elemen besi dan warna dominan hitam. Hampir semua sudutnya instagenic. Ini aja pas saya dateng, hampir semua sudutnya lagi dipake poto. Sepenglihatan saya, tempat makan di wild grass ini ada 3. Di bangunan utama, di sekeliling taman, di sekeliling bar. Masing-masing punya seating arrangement dan model mejakursi beda-beda. Best choice buat saya, ambil kursi di bar ato di taman. Biar kerasa luasnya.

Untuk pelayanannya, well… somehow mixed-feeling antara cafe dan bar. Apa gara-gara seragamnya dominan hitam setema tempatnya? Nice presence. Nice initiative. Nice job. Btw saya dateng di weekday menjelang sore dan penuhnya bisa dibilang extraordinary untuk ukuran weekday. Gimana kalo weekend ya?

Untuk makanannya, well… udah lama gak liat foto head chef ditempel di buku menu, boleh dong saya expect tinggian dikit. Dengan mayoritas menu bertanda rekomendasi chef ada di section steak, mari kita beli itu aja. Err… cuman inget ‘tenderloin pesto’nya doang. Perasaan sih namanya lebih panjang dari itu. Portion wise, buat saya kurang pake banget, haha! Flavor wise, this is nice. Selebihnya masalah selera. Ada elemen yang saya bingung buat apaan, misalnya, ada sejumput (*halah) krim vanilla bertabur gula merah yang saya masih mikir itu dimakannya sama apa. Menu berikutnya ada chicken wing shrimp paste. Nice crisp. Nice rasa terasi (*dilempar udang. Loh bener ‘kan?!). Next, burger….. waduh lupa namanya. Nice bread. Nice fried cheese. Nice meat. Nice sauce. Next, ada baked rice bebek… lupa nama lengkapnya. Quite nice new experience. Minumnya? Hmm… cuma teh dilmah green tea. What could’ve wrong?

Kapan balik laginya?

Semua aspeknya amat sangat mengundang untuk balik lagi asal bisa tahan sama penuhnya. Tempatnya juga enak buat duduk-duduk snacking ato makan besar. Obviously gak perlu kamera pro kalo kamera ponsel aja bisa ngasilin foto kaya diatas. Tinggal jarak n cari parkirnya aja yang buat sebagian orang (termasuk saya) yang masih perlu effort lumayan, hehe.

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Name (required) Mail (required) Website